Eiwa 25 – Happiness and Misery

A week after the incidental high-leveled spirit summing. I found that Mother, Mari, Lina, sat with a solemn expression and looked at the darkening Eastern horizon. ‘What was their thinking?’ As soon as I noticed they see the same point somewhere in the skyline belt, I got curious and gave a look at it too. … Lanjutkan membaca Eiwa 25 – Happiness and Misery

Ema 15 – Di antara Awan

Sinar matahari menerobos ke dalam kabin yang hanya ditempati oleh dua jiwa, sementara enam sayap delta membelah dan menerobos kumpulan kumulonimbus yang bertumpang menjadi hutan di langit. Nandha baru saja menyelesaikan percakapan dengan tim lapangan yang bersamanya menyelesaikan misi penyelamatan beberapa jam yang lalu. Misi selesai dengan sempurna, para tahanan yang diselematkan akan dibawa ke … Lanjutkan membaca Ema 15 – Di antara Awan

Eiwa 21 – The Enlightened Celestial Maiden Flower

Countless eons ago, within Padmaloka, there was a celestial pond, filled with the eternal life energy. Many kinds of Padma—water lily grew there. It made breathtaking, sacred scenery. One of the Padma was the oldest, it big enough that its spirit core has sufficient dimensional space for a person to take leisure within. Yes, there … Lanjutkan membaca Eiwa 21 – The Enlightened Celestial Maiden Flower

Ema 14 – Selamat Tinggal

Nandha memanggul Pema di punggungnya dan berjalan pelan kembali ke sebuah tempat yang menjadi pengikat takdir mereka. Dua bayangan yang menjadi satu bergerak ketika sang fajar menyemburat di Tenggara jauh. Udara mulai menjadi lebih bersahabat, dan semburat cahaya mulai menyentuh sepasang kelopak mata Pema yang tertutup membuat mereka mulai terbuka perlahan. “Selamat pagi.” Kata Pema … Lanjutkan membaca Ema 14 – Selamat Tinggal

Ema 13 – Pulang

“Hmm..., apa itu?” Sebuah suara datang tak jauh dari deretan pegunungan di arah Selatan. “Aura ini...?” Retorika pendek terucap dari area di Tenggara jauh. “Anak itu lagi. Mau apa lagi dia sekarang?” Kata-kata lembut di arah Barat jauh, dan dibalas oleh ucapan lainnya, “Biarkan saja, dia memilih jalannya sendiri.” Ledakan mana yang dihasilkan oleh Nandha … Lanjutkan membaca Ema 13 – Pulang