Ema 11 – Perjamuan

Quator Venti Corona selalu memiliki pemenang, juara, the champion. Mereka adalah penyihir-penyihir yang tumbuh menjadi legenda, bahkan mitos. Namun dalam seabad, pemenang mahkota belum tentu bisa menjadi pemegang mahkota. Dalam seratus tahun terakhir hanya ada tiga, mereka yang mampu mengenakan Mahkota Empat Angin di kepala mereka. Reginis et Regibus, para raja dan ratu dunia sihir. … Lanjutkan membaca Ema 11 – Perjamuan

Ema 10 – Rex

Beberapa lapis mandala sihir terbentuk dengan cepat di sekitar Pema yang direbahkan di kaki sebuah pohon pinus. Gadis kecil tersebut masih tertidur dengan pulas ketika Nandha meletakkannya dan memberikan sihir perlindungan. Sementara itu, di langit yang tak jauh dari tempat Nandha dan Pema berada, enam belas bayangan tampak melayang meloloskan diri dari tiga bola api … Lanjutkan membaca Ema 10 – Rex

Ema 8 – Kenangan

Nandha bisa merasakan jelas, sejumlah aura maha-insan mendekat dengan cepat dari arah Utara. Dan mereka bukan berita baik bagi Nandha, tapi di sisi lain, mereka tidak akan menjadi kabar yang buruk. “Lex, siapa yang datang dari Utara?” “Citra satelit menunjukkan tiga pesawat pengangkut militer, lambang pada ekor pesawat menandakan Kastel Es Utara.” “Uh, mereka sepertinya … Lanjutkan membaca Ema 8 – Kenangan

Ema 7 – Penyelamatan (III)

Jauh di Utara, sebuah kastel es berdiri menjulang di antara pegunungan dengan salju abadinya. Sebagian besar bagian kastel runtuh dan ratusan ahli sedang berduyun-duyun membenahinya. Sosok paruh baya berpakaian resmi tergopoh-gopoh berlari menuju area paling tengah dan paling dijaga di dalam kastel. “Nona..., Nona....!” Teriak pria itu. “Diamlah! Aku sudah tahu.” Jawab suara belia dari … Lanjutkan membaca Ema 7 – Penyelamatan (III)